Tigadesember’s Blog

February 18, 2009

Takut Bermimpi

Filed under: Uncategorized — tigadesember @ 5:05 pm

Hari gini takut mimpi..?

Takut gak kejadian..?

Takut kalo ternyata berat membuatnya nyata..?

Bukannya, Nidji bilang..

” Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukan dunia “

Mimpi…takut, takut bermimpi..?

Mimpi itu gratis Mas!

Rencana hidup berawal dari mimpi…

Usaha yang akan membuatnya nyata..

Mumpung gratis..bermimpilah..

Rencanakanlah..

Perjuangkanlah…

dan jadikan nyata..!!!!

yuph…sukses lah ya!

Diam..ssstt!

Filed under: Uncategorized — tigadesember @ 5:05 pm

Ada suatu kondisi yang akhir-akhir ini sering kuperhatikan. Kalo lagi kajian, ceramah, kuliah, rapat dsb, sering banget ngerasa gak fokus gara2 ulah sejumlah oknum yang ngobrol dan bikin berisik ketika pembicara, dosen atau pimpinan rapat menjelaskan sesuatu. Ruangan jadi bergemuruh, gak jelas, kadang-kadang bikin migren.

Kejadian ini terjadi di kampus..plisss deh, kampus gitu lhoh! Kampus yang konon berisi mahasiswa yang terpelajar, idealis, terhormat dsb! Gak keitung lah ya, berapa banyak kita koar-koar tentang kedilan, penghargaan terhadap sesama, kemanusiaan dll, ck! Kalo dah kesel banget, biasanya kutegakan badan sedikit dan bilang sstttt…stttt…sekeras-kerasnya, ato kalo udah parah dan pembicaranya ” ngeh ” kalo ternyata peserta sibuk sendiri dengan kegiatan ngobrolnya, pembicara langsung diam, negur ato bahkan pundung!

Apkah di kampus harus ada tulisan-tulisan seperti yang sering dipajang di mesjid, ” Dilarang bicara ketika khutbah!”..nah loo? Lucu tuh!

Rasanya kita sama-sama menyadari bahwa segala sesutau ada tempatnya, ada waktunya…ada moment nya. Ada waktunya kita bicara, ada waktunya kita diam. Aneh, ketika dosen memberi kesempatan mahasiswa untuk bertanya, maka seketika itu juga ruangan kelas menjadi senyap!

Kasian lah kawan-kawan, para pembicara-pembicara itu, bayangkan kalo kita di posisisnya! Sudah cape-cape berkoar-koar ampe berbusa..eh,gak diperhatiin, gak dihargain, dicuekin, audiens sibuk sendiri…dijamin “donkkkol”! Walopun kita punya alasan untuk tidak memeperhatikan, katakanlah temanya gak menarik, pembicaranya monoton, bosen, bt dsb..setidaknya hargai lah sedikit dengan diam..cuma ” diam “!

Suatu hari ketika kuliah Patologi Umum, dosen mungkin ‘ ngeh’ kalo kondisi kelasnya sudah tidak kondusif lagi. Sang dosen menghentikan kuliahnya, diam, dan mahasiswa pun diam…suasana kelas jadi sepi! Sang dosen bercerita tentang kondisi belajar di China dan Jepang, bagaimana para murid begitu menghargai guru2 mereka, murid2 harus duduk tegak dan memperhatikan. Di Jepang, tak boleh ada yang berbicara ketika guru sedang bicara, dan kalau bosan dan mengantuk diperbolehkan tidur di kelas…asal tidurnya gak ngorok aja!

Di akhir ceramahnya tentang etika sang dosen berpesan tentang pentingnya saling menghargai dan menghormati dan beliau mengutarakan sebuah kalimat bijak :

Kalian tau kenapa Tuhan hanya menciptakan 2 mata,2 telinga dan hanya 1 mulut?

” Karena kita memang harus lebih banyak melihat dan mendengar dari pada berbicara!”

JADI…jangan berisik lagi yahhh…plisss, migren neh!

Flu Burung Pada Kucing

Filed under: Uncategorized — tigadesember @ 5:04 pm

Avian Influenza ( AI ) atau yang lazim kita sebut flu burung ternyata tidak hanya dapat menginfeksi unggas dan manusia. Hasil penelitian mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlannga melaporkan bahwa10 dari 30 kucing jalanan di Kota Semarang yang diperiksa mengandung antibodi terhadap virus avian influenza subtipe H5N1 dalam serum darahnya, dengan presentasi 33,33%.

Hal ini sangat mungkin terjadi mengingat, kucing adalah mamalia yang bukan saja paling sering berkeliaran di sekitar ternak unggas tetapi juga dekat dengan manusia, apalagi kucing-kucing liar yang dapat dengan mudah kita temukan di pasar atau di sekitar peternakan unggas.

Hewan ini dikhawatirkan memiliki potensi besar sebagai inang tempat virus bermutasi mengingat populasinya yang sangat tinggi. Populasi yang tinggi tersebut dikarenakan hewan ini tidak dikonsumsi dan tidak memiliki musuh alami yang berati.

Masih ada pertanyaan mengenai temuan ini seperti, Apakah timbul gejala klinis yang sama dengan manusia atau unggas pada kucing yang terinfeksi AI? atau Apakah virus yang menginfeksi kucing ini dapat menular pada manusia ? Akan ada banyak temuan ilmiah lain yang berkaitan dengan flu burung, kita patut waspada.

Kangen Adik

Filed under: Uncategorized — tigadesember @ 5:02 pm

Punya adik, tapi umurnya gak beda jauh, cuma satu-satunya, cowok lagi.

Badanya lebih tinggi, sikapnya lebih kalem, IPK nya jauuh lebih keren..hmm!

Anak Ibu-Bapak cuma dua lagi, jadi berasa anak bungsu!

Syukur alhamdulillah, atas keluarga kecil bahagia yang Allah tetapkan sebagai keluargaku.

Satu adik, satu Ibu, satu Ayah…

Ingin ku berikan yang terbaik yang kumiliki, walaupun kalian tak pernah menuntut!

Ingin kuhabisakan waktu untuk berkumpul bersama, ngobrol, curhat, tebak-tebakan!

Terima kasih Ibu, Bapak dan Adik…

Spesial untukmu Adik, tak apa kamu manggil aku nama..” Ndes is cool!”.

Kamu menghargai dan menghormati aku, mendengar setiap masukan, omelan…kadang kau meladeni, ketika kakakmu berubah manja dan menyebalkan. You are the best!

Jadi kangen kamu adik, kangen bikin mie malem2 dan makan berdua!

Kangen keliling kota ampe puyeng, dibonceng motormu yang butut itu!

Kangen maen berantem-beranteman dan kamu selalu pura-pura kalah!

Adik…kita memang saling memanggil nama..tak apa! Sebutan ‘kakak’ itu tak penting, yang penting kamu ada!

Aku menyayangimu…Adik!

Manusia Percobaan…mau?

Filed under: Uncategorized — tigadesember @ 4:34 pm

Sekelompok mahasiswa melempari seekor anjing dengan botol air mineral di kampus IPB tercinta.” Anjing kan haram, najis tau!”

Sekelompok masa di Banten, membunuh seekor anjing tanpa belas kasihan. ” Anjing pan haram!”

Seorang anak mengikat leher seekor kucing dan memasukkannya ke dalam kaleng hingga si kucing mati membiru.

Cerita-cerita di atas dalah contoh kecil, alasan-alasan seperti haram, najis, kotor memang sering kali digunakan manusia untuk menghakimi spesies lain. Tak apa kalau mereka menyerang dan mengancam keselamatan kita, tapi jika tidak? Menghakimi mereka sungguh sesuatu yang tidak adil.

Tidak ada sedikitpun kesia-siaan atas apa yang Tuhan ciptakan di bumi…anjing, babi, tikus, kelinci, virus bahkan bakteri. Tak sia-sia, mau bukti :

Anjing digunakan polisi untuk melacak keberadaan penjahat, narkoba bahkan sedang diteliti anjing yang mampu mendeteksi keberadaan sel kanker.Anjing juga digunakan para ilmuwan sebagai hewan coba, dengan sengaja sel kanker ditumbuhkan padanya untuk kemudiaan diteliti walaupun akhir-akhir ini mendapat kecaman dari aktifis pencinta hewan.

Babi digunakan sebagai hewan percobaan para calon dokter spesialis bedah manusia, babi-babi itu dibedah, diobok-obok organya padahal sakit pun tidak, ada yang selamat ada yang harus mati. Itu sepadan, manusia mana yang mau jadi sukarelawan, dibedah padahal mereka tak sakit apa-apa?

Tikus-tikus di lab pun demikian, setiap hari dicekok obat-obatan, bahkan sengaja dilukai kulitnya untuk melihat aktifitas suatu bahan terhadap persembuhan luka. Bahkan akhirnya dieutanasia [ dimatikan ], supaya para peneliti bisa melakukan evalusi khasiat suatu bahan sampai ke tingkat sel pada organ-organ tertentu. Tikus-tikus itu pasrah, mungkin mereka tau diri, dirinya adalah makhluk tak berdaya dan berakal, hidupnya adalah untuk melayani manusia, kepentingan manusia.

Pengorbanan hewan-hewan itu tak terbayarkan, seolah mereka ingin membuktikan,” Kami tak sia-sia diciptakan!”

Jadi kalau seorang menteri mengatakan, ” Mosok tikus disamain sama manusia?”…

yaa…kita tinggal balik bertanya, ” Manusia mana yang mau menjadi manusia percobaan di lab dan diperlakukan sama seperti layaknya mereka?”.

Semoga kita bisa melihat lebih dekat setiap apa yang Dia ciptakan.

Semoga kita bisa lebih menghargai kehidupan.

Semoga kita bisa lebih bijaksana terhadap lingkungan.

Oh my baby…!

Filed under: Uncategorized — tigadesember @ 4:33 pm

Masih ingat kasus susu formula yang menghebohkan beberapa waktu lalu? Hasil temuan Dr.drh. Sri Estuningsih itu telah membuat kampus kita masuk tv setiap hari. Gimana gak heboh, ternyata selama ini telah beredar susu formula bayi yang positif mengandung bakteri Enterobacter sakazaki, yang dapat menyebabkan enteritis akut pada balita. Menteri Kesehatan kita, Siti Fadillah Supari menuding peneliti IPB bekerja sama dengan pihak asing atas dasar persaingan produk dan meragukan keabsahan hasil penelitian ini . Kurang lebih alasan sang menteri meragukan keabsahan penelitian tersebut karena penelitian IPB ini menggunakan anak tikus sebagai hewan coba, ” Mosok, orang disamain sama tikus!”
Gara-gara kasus ini pula, mahasiswa turun ke jalan, apalagi kalo bukan demonstrasi. Mahasiswa merasa harga diri IPB sebagai institusi pendidikan terkemuka di Indonesia telah dilecehkan oleh menteri kesehatan. Mahasiswa FKH yang terkenal paling jarang turun ke jalan pun, hari itu kompak berdemonstrasi untuk membela almamater.
Lama setelah aksi demo turun ke jalan dan seiring dengan meredanya pemberitaan media tentang kasus susu formula ini ,saya pun tidak lagi terlalu ambil pusing, pertanyaan seputar merk susu apa saja yang positif mengandung sakazaki pun saya hapus dalam pikiran, ” Toh, Bu Estu juga bungkam! “.Yasudah lah, sama halnya dengan kasus-kasus lain di negara kita, masyarakat tidak pernah tau endingnya, semuanya tergantung media, kalo media heboh, masyarakat heboh, kalo media diam, masyarakat juga diam! Miris.
Dua minggu yang lalu, saya mendapat sms dari sepupu saya di Kalimantan, ” Kapan mau nengok Yasmin? Skarang udah gede lho!”. Yasmin adalah keponakan saya yang kabar kelahirannya saya dapat dari sms dan wajahnya saya lihat dari mms, walaupun belum pernah menggendongnya langsung, saya sangat menyayangi Yasmin.
Sms berikutnya sepupu saya bertanya, ” Des, susu yang ada bakterinya itu merknya apa?”. Setelah saya membaca sms itu, saya langsung teringat Yasmin, bagaimana jika Yasmin ternyata minum susu yang mengandung sakazaki ? Apa kasus ini sudah benar-benar selesai dan susu formula bayi yang beredar adalah merk-merk yang aman? Berat rasanya ketika saya harus menjawab bahwa saya tidak tau.
Kasus susu formula memang sudah tidak ramai diberitakan lagi, tetapi saya bisa merasakan, jauh di lubuk hati para ibu di Indonesia mungkin masih tersimpan pertanyaan, ” Apakah susu bayi yang saya berikan aman untuk bayi saya?” dan jika suatu saat kasus ini mencuat kembali dan berakhir sama tanpa ending yang jelas, para ibu hanya bisa mengelus dada, sambil berbisik pada bayi-bayi mereka..” Oh, my babby!”.
Terima kasih untukmu Yasmin, semoga cepat besar.

Percaya deh..Gak Ada yang sia-sia!

Filed under: Uncategorized — tigadesember @ 4:32 pm

Pengalaman menarik di GWW ketika registrasi mahasiswa baru. Seorang ibu mengajak saya berkenalan:

Ibu : ” Situ jurusan apa di IPB?”

Saya : ” Saya dari Fakultas Kedokteran Hewan, bu! “

Ibu : [ setengah heran ] ” Maaf-maaf ya, tapi situ jangan marah! “

Saya : ” Iya bu, ga apa-apa!”

Ibu : ” Situ kan muslim, kerudungan lagi. Kok kuliah di kedokteran hewan, kan megang2 anjing babi?”

Saya : ” Anjing juga makhluk Tuhan bu, kalo masalah najisnya kan ada cara menyucikannya!”

Setelah percakapan itu, sang ibu bercerita banyak tentang kisah2 dalam hadist dan Al-Quran yang berkaitan dengan hewan. Ternyata ibu itu hanya menguji , pengetahuannya sangat luar biasa dan di akhir percakapan kami, ibu itu mengatakan :

” Kalau kita sudah sayang dengan ciptaanNya, seharusnya kita lebih sayang kepada yang Maha Menciptakan! “

Hari itu adalah hari yang penuh hikmah yang membuat saya semakin yakin dan bangga sebagai seorang calon dokter hewan. [ Gak maksud Narsees ]

Tulisan Pertamaku

Filed under: Uncategorized — Tags: — tigadesember @ 4:31 pm

Terimakasih untuk kalian yang telah mengajariku banyak hal dalam hidup .

Menggenggam tanganku erat.

Menyeruku kembali ketika ku menjauh.

Mengobati sayapku ketika terluka dan mengajaku terbang kembali bersama-sama.

Terimakasih kepada kalian yang tak pernah tinggalkan ku sendiri.

Terimakasih.

Teman-teman…I love u all!

Hello world!

Filed under: Uncategorized — tigadesember @ 4:26 pm

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Theme: Banana Smoothie. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.