Tigadesember’s Blog

February 18, 2009

Manusia Percobaan…mau?

Filed under: Uncategorized — tigadesember @ 4:34 pm

Sekelompok mahasiswa melempari seekor anjing dengan botol air mineral di kampus IPB tercinta.” Anjing kan haram, najis tau!”

Sekelompok masa di Banten, membunuh seekor anjing tanpa belas kasihan. ” Anjing pan haram!”

Seorang anak mengikat leher seekor kucing dan memasukkannya ke dalam kaleng hingga si kucing mati membiru.

Cerita-cerita di atas dalah contoh kecil, alasan-alasan seperti haram, najis, kotor memang sering kali digunakan manusia untuk menghakimi spesies lain. Tak apa kalau mereka menyerang dan mengancam keselamatan kita, tapi jika tidak? Menghakimi mereka sungguh sesuatu yang tidak adil.

Tidak ada sedikitpun kesia-siaan atas apa yang Tuhan ciptakan di bumi…anjing, babi, tikus, kelinci, virus bahkan bakteri. Tak sia-sia, mau bukti :

Anjing digunakan polisi untuk melacak keberadaan penjahat, narkoba bahkan sedang diteliti anjing yang mampu mendeteksi keberadaan sel kanker.Anjing juga digunakan para ilmuwan sebagai hewan coba, dengan sengaja sel kanker ditumbuhkan padanya untuk kemudiaan diteliti walaupun akhir-akhir ini mendapat kecaman dari aktifis pencinta hewan.

Babi digunakan sebagai hewan percobaan para calon dokter spesialis bedah manusia, babi-babi itu dibedah, diobok-obok organya padahal sakit pun tidak, ada yang selamat ada yang harus mati. Itu sepadan, manusia mana yang mau jadi sukarelawan, dibedah padahal mereka tak sakit apa-apa?

Tikus-tikus di lab pun demikian, setiap hari dicekok obat-obatan, bahkan sengaja dilukai kulitnya untuk melihat aktifitas suatu bahan terhadap persembuhan luka. Bahkan akhirnya dieutanasia [ dimatikan ], supaya para peneliti bisa melakukan evalusi khasiat suatu bahan sampai ke tingkat sel pada organ-organ tertentu. Tikus-tikus itu pasrah, mungkin mereka tau diri, dirinya adalah makhluk tak berdaya dan berakal, hidupnya adalah untuk melayani manusia, kepentingan manusia.

Pengorbanan hewan-hewan itu tak terbayarkan, seolah mereka ingin membuktikan,” Kami tak sia-sia diciptakan!”

Jadi kalau seorang menteri mengatakan, ” Mosok tikus disamain sama manusia?”…

yaa…kita tinggal balik bertanya, ” Manusia mana yang mau menjadi manusia percobaan di lab dan diperlakukan sama seperti layaknya mereka?”.

Semoga kita bisa melihat lebih dekat setiap apa yang Dia ciptakan.

Semoga kita bisa lebih menghargai kehidupan.

Semoga kita bisa lebih bijaksana terhadap lingkungan.

Advertisement

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Theme: Banana Smoothie. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.